Data Flow Diagram

Data Flow Diagram adalah alat yang dapat dipakai oleh seorang analis sistem untuk melakukan kegiatan analisis dan perancangan suatru sistem.Diantara alat-alat terrsebut ada yang berupa bagan arus yang selama ini sering digunakan,yaitu Bagan arus dokumen (Document Flowchart)dan bagan Arus Olah (System Flowchart).

Kebutuhan organisasi,baik dipandang dari sudut pemakaian sistem maupun dari sudut perancangan sistem,telah menuntut adanya alat lain yang dapat memperjelas,mempermudah,dan dengan tingkat keterincian sesuai dengan perhatian maupun kepentingan masing-masing user dan atau perancang.Perkembangan dari kedua alat yang telah disebutkan diatas,yaitu munculnya dua alat lain yakni yang dikenal dengan sebutan ICAM Definition Methode (Integrated Computer Aided Manufacturing Definition Methode),dan Diagram Arus Data ( Data Flow Diagram).

Model analisis harus dapat mencapai tiga sasaran utama,yaitu menggambarkan apa yang dibutuhkan oleh pelanggan,membangun dasar bagi pembuatan desain perangkat lunak,membatasi seringkalian persyaratan yang dapat divalidasi begitu perangkat lunak dibangun.

1. Bagan Arus Dokumen

        Bagan arus dokumen menggambarkan tentang gerakan dokumen yang dipakai di dalam suatu sistem.

2. Bagan Arus Olah

        Bagan arus olah menampilkan hubungan antara input-proses-output.

3. ICAM Definition Methode

       ICAM Definition Methode yang juga sering dikenal dengan istilah IDEF Flowchart menampilkan kegiatan atau proses yang terjadi didalam suatu organiasi.
IDEF menekankan terhadap komponen-komponen input,proses,serta mekanisme atau dukungan yang diperlakukan agar proses dapat diselesaikan.

4. Diagram Arus Data

        Selanjutnya ,berbeda dengan ketiga cara penjabaran sistem yang telah disebutkan diatas,DAD menampilkan kegiatan sistem lengkap dengan komponen-komponen yang menunjukan secara tegas file-file yang dipakai,unsur sumber atau tujuan data,serta aliran data dari suatu proses ke proses yang lainnya.

5. Diagram aliran data/flow diagram (DFD)

         Diagram aliran data merupakan model dari sistem untuk menggambarkan pembagian sistem ke model yang lebih kecil.Salah satu keuntungan menggunakan diagram aliran data adalah memudahkan pemakai atau user yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengerti system yang akan dikerjakan.

6. Diagran Konteks

         Diagram konteks adalah diagram yang terdiri dari suatu proses dan menggambarkan ruang lingkup suatu sistem.Diagram konteks merupakan level tertinggi dari DFD yang menggambarkan seluruh input ke sistem atau output dari sistem.

7. Diagram Nol/Zero (Overview Diagram)

        Diagram adalah diagram yang menggambarkan proses dari data dlow diagram.Diagram nol memberikan pandangan secara menyeluruh mengenai sistem yang ditangani,menunjukan tentang fungsi-fungsi utama atau proses yang ada,aliran data ,dan eksternal entity.

8. Diagram Rinci (Level Diargram)

        Diagram rinci adalah diagram yang menguraikan proses apa yang ada dalam diagram zero atau diagram level diatasnya.

9. Balancing dalam DFD

       Aliran data yang masuk ke dalam dan keluar dari suatu proses harus sama dengan data yang masuk kedalam dan keluar dari rincian proses pada level/tingkatan dari bawahnya.Hal-hal yang perlu diperhatikan pada DFD yang meiliki lebih dari satu level sebagai berikut

  • Harus terdapat keseimbangan input dan output antara satu level dan level berikutnya.

  • Keseimbangan antara level 0 dan level 1 dilihat pada input/output dari aliran data ke atau dari terminal pada level 0 sedangkan keseimbangan antara level 1 dan level 2 dilihat pada input/output dari aliran data ke/dari proses yang bersangkutan.

  • Nama aliran data,data store dan terminal pada setiap level harus sama,apabila objeknya sama.

  • Ada sumber buku yang menyatakan terminal tidak perlu digambarkjan pada level 1,2 dan seterusnya namun untuk memperjelas diagram,sebaiknya terminal tetap digambarkanpada level 1,2 dan seterusnya

10. Spesifikasi Proses ( Process Specification )

        Setiap proses (Bubble)di DFD hasur memiliki spesifikasi proses ( Process Specification ).Tanpa ini kita tidak akan mengetahui apa yang akan terjadi di dalam proses (Bubble)tersebut.Banyak cara/metode yang dapatdigunakan untuk menggambarkan proses tersebut.

       Metode yang digunakan untuk menggambarkan proses pada top level bebeda dengan metode yang digunakan untuk proses yang ada pada proses yang paling bawah.Demikian pula ada beberapa istilah yang digunakan,antara lain sebagai berikut :

  • Mini_spec (mini specification/spesifikasi singkat).

  • Job_spec(job specification/spsesifikasi tugas atau pekerjaan dari proses).

  • Process descriptions(deskripsi proses).

  • dan lain-lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s